Apa Saja Masalah pada Mobil yang Tidak Diservis Secara Rutin?

Salah satu hal penting yang harus dilakukan oleh pemilik mobil adalah melakukan perawatan dan servis rutin. Alasannya tentu untuk mengecek dan menghindari beberapa masalah pada mobil yang kerap kali muncul, apalagi jika mobil tersebut rutin digunakan di medan yang cukup menantang.

Servis rutin ini juga biasanya sudah dianjurkan oleh dealer ketika Anda pertama kali membeli mobil, baik untuk mobil baru maupun yang sudah bekas sekalipun. Semakin rutin mengecek keadaan mobil, maka seharusnya semakin prima pula kondisi dari mobil tersebut.

Lalu, apa saja masalah pada mobil yang bisa muncul jika tidak rutin di servis? Yuk cari tahu di bawah ini.

Beberapa Masalah pada Mobil yang Sering Muncul Jika Jarang Diservis

Sedang menyusun rencana untuk traveling bersama pasangan atau keluarga? Salah satu hal yang wajib Anda perhatikan dengan baik adalah kondisi mobil yang akan dikendarai nantinya. Beberapa yang harus dicek dengan seksama biasanya berupa sistem pengeremannya, lampu, hingga kaki-kaki yang sangat berpengaruh pada kestabilan mobil.

Inilah sebabnya melakukan servis rutin menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Dengan melakukan servis rutin, kondisi mobil dan mesin akan terpantau dengan seksama. Sebaliknya, jika pemilik mobil tidak melakukan servis rutin, maka banyak masalah pada mobil bisa muncul. Beberapa masalah yang paling umum terjadi adalah sebagai berikut.

1. Bagian Radiator Tidak Maksimal

Berbagai masalah muncul jika mobil tidak diservis, Sumber: pexels.com

Anda yang memiliki mobil tentu tidak asing dengan yang namanya radiator. Salah satu fungsi utamanya adalah untuk memastikan suhu mesin tidak terlalu panas alias overheat. Jika hal ini terjadi, maka mau tidak mau Anda harus memeriksakan mobil ke bengkel mobil Jogja 24 jam yang ada di sekitar Anda.

Selain itu, jika air radiator habis tapi Anda tidak menyadarinya, maka keadaan mesin akan langsung terpengaruh dan cukup berbahaya. Berbeda dengan jika Anda rutin membawa mobil ke tempat servis, maka hal-hal seperti ini bisa sangat dihindari.

2. Sistem Pembakaran Jadi Lebih Boros

Masalah pada mobil selanjutnya yang juga bisa terjadi akibat tidak sering diservis adalah sistem pembakarannya yang jadi lebih boros. Sistem pembakaran ini juga berhubungan dengan beberapa komponen lain, salah satunya adalah busi.

Ketika terdapat kerusakan pada busi, maka performa mobil secara otomatis akan ikut menurun. Busi yang sudah tidak baik kondisinya juga menyebabkan percikan api menjadi tidak optimal, sehingga sistem pembakaran di mobil tidak stabil pula.

3. Bisa Terjadi Gangguan Sistem Kelistrikan

Mobil yang bermasalah dapat menghambat perjalanan, Sumber: pexels.com

Kelistrikan juga menjadi salah satu elemen yang paling penting bagi mobil. Kelistrikan ini bertugas menyuplai daya untuk menyalakan lampu, wiper, audio, dan masih banyak lagi yang lainnya. Namun, jika mobil Anda jarang diservis, kemungkinan sistem kelistrikan di mobil tersebut akan mengalami masalah.

Sehingga fitur yang sudah disebutkan tadi tidak akan bisa bekerja dengan maksimal. Salah satu bagian yang paling sering mengalami masalah di mobil yang jarang diservis adalah alternator, yang berfungsi untuk menyuplai listrik di mobil.

4. Bahan Bakar Jadi Lebih Boros

Apakah Anda pernah merasa mobil yang sering dikendarai tiba-tiba lebih boros daripada biasanya padahal sudah berusaha menghindari kemacetan? Alasannya mungkin saja karena mobil tersebut sudah lama tidak diservis. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Alasannya sendiri sebenarnya ada beberapa, namun yang paling sering terjadi adalah karena mobil yang jarang diservis juga jarang diganti olinya. Hal ini ternyata bisa membuat gesekan di mesin meningkat dan membutuhkan bahan bakar yang lebih banyak dalam prosesnya. Jika dibiarkan terus menerus, hal ini tentu akan merugikan mobil sekaligus keuangan Anda.

5. Terjadi Masalah pada Sistem Pengereman

Bagian pengereman merupakan salah satu bagian yang paling penting di mobil, karena hal ini berkaitan langsung dengan keselamatan pengemudi sekaligus orang disekitarnya. Ketika jarang diservis, masalah pada mobil yang paling sering terjadi adalah masalah pada sistem pengereman tersebut.

Sebab, kemungkinan menurunnya kualitas minyak rem atau kampas rem yang aus menjadi lebih besar dan tidak terkontrol. Hal ini tentu wajib diwaspadai karena bisa membahayakan pengemudi, penumpang, maupun orang lain yang ada di sekitarnya. Jangan sampai cakram rem benar-benar rusak dan mobil Anda tidak bisa dikendalikan ketika dikendarai.

6. Berdampak pada Suspensi dan Kaki-Kaki

Pentingnya servis mobil secara rutin, Sumber: pexels.com

Sedangkan masalah pada mobil terakhir yang juga kerap terjadi adalah masalah di bagian kaki-kaki dan suspensinya. Bagian kaki-kaki sendiri merupakan bagian yang sangat berpengaruh pada kenyamanan dan kestabilan ketika berkendara.

Jika tidak dicek dengan rutin, maka pengemudi dan penumpangnya biasanya akan langsung bisa merasakan perbedaannya. Selain itu, beberapa masalah pada kaki-kaki dan suspensi tadi biasanya juga akan menyebabkan munculnya bunyi berdenyit atau bunyi-bunyian lainnya.

Nah, itulah beberapa masalah pada mobil yang kerap terjadi jika pemiliknya tidak rutin untuk melakukan servis. Servis mobil biasanya perlu dilakukan setidaknya enam bulan sekali, atau ketika sudah mencapai 5.000 sampai 10.000 km perjalanannya. Jika ada kondisi khusus, pihak bengkel biasanya akan memberikan Anda arahan tertentu.

Selain itu, perlu dipahami pula bahwa mobil yang tidak terlalu sering digunakan juga tetap memerlukan servis rutin. Sebab, pada mobil tersebut tetap memiliki kemungkinan terjadinya penurunan kualitas aki, beberapa komponen yang berbahan karet, ataupun olinya.

Jadi, pastikan untuk selalu membersihkan, merawat, mengecek dan juga membawa mobil Anda ke bengkel terdekat demi untuk melakukan servis rutin ya. Semoga bermanfaat.

Comments